Postingan

Menampilkan postingan dengan label diary

Memulai

Dua tahun terakhir merupakan salah satu fase kehidupan terberat. Ya, bagi hampir seluruh umat manusia di bumi ini juga kayaknya kesulitan dimasa pandemi. Entah kenapa, buatku mulai keluar dari zona nyaman rasanya susah kali. Kayak aku lebih sering meratapi kesedihanku dan gak mau memulai sesuatu yang baru. Hal baru yang ku maksud nih lebih ke keinginan punya penghidupan yang layak, semakin sehat jiwa raga, dan serius menekuni satu hal. Aku punya banyak ketertarikan, tapi gak ada satupun yang aku coba dan aku tekuni. Tidak disiplin sih lebih tepatnya. Ya memang bikin diri sendiri disiplin itu bener-bener butuh kekuatan super sih. Belum lagi minat yang berubah-ubah. Kapan hari pengen banget bisa nulis di Wattpad, besoknya ganti pengen jadi Youtuber, besoknya pengen jadi chef, besoknya lagi jadi reviewer. Emang deh, susah kalo pengen doang tapi gak bisa konsisten. Makanya mulai dari sekarang, aku akan berusaha untuk mengisi waktu luangku melakukan sesuatu. Bener-bener melakukan aktivitas ...

How can I not fall in love again?

 Jika ada yang bilang bahwa tidak butuh alasan untuk jatuh cinta, sepertinya aku ga bisa sepenuhnya setuju. Aku menyadari momen saat aku merasakan emotional attachment  yang besar adalah momen aku jatuh cinta. Dengan pasanganku yang sekarang, aku merasakan emotional attachment  atau jatuh cinta itu pada saat aku merasakan energi positifnya begitu besar, yang mana aku ga punya. Dia berusaha menularkan dan membagikan energi positifnya kepadaku. Dia selalu optimis, padahal aku tau dia sedang bingung dan merasa masa depannya gelap. Pada saat itu, kami sama-sama merintis karir dan kami sama-sama punya krisis finansial yang besar. Aku tau suatu saat nanti, dia akan menjadi seseorang yang sukses nantinya. Hingga akhirnya, dia punya karir yang lebih baik dan jelas daripada karirku. Sebagai pasangan yang kompetitif (heleh), tentu aku merasa iri dengan pencapaiannya. Ada saat-saat aku kesal dengan dorongannya untuk membuatku bergerak keluar dari zona nyaman dan melawan batasan diri...

10 Tahun

 Apa yang bisa terjadi dalam 10 tahun? Ternyata banyak juga, ya. Aku sudah menyelesaikan masa SMA-ku kurang lebih 8 tahun lalu. Aku sudah merasakan patah hati berkali-kali. Aku sudah menyelesaikan studi S-1 dan S-2 selama hampir 7 tahun terakhir. Keponakanku sudah nambah 2, alias jadi 6 orang krucil-krucil. Aku punya kucing 4 ekor, yang aku sayang banget banget banget. Kapan-kapan aku ceritain deh tentang tingkah laku mereka. Teman-teman ku juga sudah banyak berubah. Mereka yang dulu aku mention  di blog ini, kini sudah memiliki hidup masing-masing. Aku juga sudah ga pernah tau kabar Bu Karlin. Apa kabar, Bu? Huhu.. Kini tinggal teman-teman terdekat saja yang masih saling berhubungan. Aku senang dan sayang dengan mereka, yang hingga kini masih setia mendengarkan cerita-ceritaku, yang mostly gak berubah jadi lebih berbobot wkwkwk.. Sekarang aku sudah mencapai cita-cita terpendam, yang dulu hanya terbesit, tapi nyatanya bisa jadi kenyataan. Blog ini menjadi sentimentil, karena ...

pameran sekolah

kalo liburan enaknya ngapain? sebagian orang mungkin menghabiskan liburannya dengan refreshing atau paling nggak bangun kesiangan dan nonton tivi sampai bosen. nah, bagi pelajar rajin kayak aku, bangun-bangun langsung ngadep laptop buat nyari tugas yang amat sangat penting yaitu membuat brosur. Allah... belom lagi tugasku buat PAMERAN. PAMERAN ini diadakan oleh sekolahku tercinta, SMA Negeri 16 Surabaya buat ngisi nilai UAS kesenian. pentingkah? bagi beberapa orang temenku yang kebal sama peraturan dan gak ngurusin nilai, jelas ini tugas buang-buang waktu. tapi toh memang harus dijalankan sekalipun mereka gak mau. hahaha.. rasakan. disinilah ketidakkompakan terjadi. gak mungkin mengumpulkan ide satu kelas menjadi sesuatu yang indah. bagiku itu mustahil. ya, beda pendapat dan ada yang gak mau kerja membuat temenku yang kebagian sie dekorasi marah-marah. termasuk aku juga kena semprot amarahnya. hal yang bikin aku gak terima, tiba-tiba dia nunjuk aku dan bilang, "sebagai ben...

Ujian lagi , Ujian lagi

Alhamdulillah ... Satu babak udah terlewati . tinggal babak penentuan yg akan dihadapi oleh kami, murid” kelas 9 se-Indonesia. Ya, Unas telah kami jalani. Ada yang ngerasa jawabannya beda sama temen” yg lain. Ada yg bingung takut pensilnya salah. Ada juga yg teriak” gara” di LJKnya ada bekas hapusan pensil yg gak bisa ilang. Aku gak luput dari perasaan itu. Ketika temen” pada nyocokin jawaban setelah keluar kelas, ternyata ada jawabanku yg gak sama. Oh kawan, janganlah kita takut itu semua terjadi. Kita punya senjata paling ampuh di dunia, yaitu, doa restu dari orang tua, guru di sekolah, dan tentunya, kita semua saling mendoakan, bukan? Allah SWT, sayang sama kita kok. Buktinya ya itu tadi. Senjata terakhir kita harus dimaksimalkan. Hmm.. jadi inget kata”nya Bu Sundus di aula kemarin, ‘tgl 5 Mei 09 ujian praktek, tgl 11 Mei 09 ujian sekolah.’ Ya Allah.. masih ada lagi ujian tulis. Mungkin yg paling ditakutin sama temen”ku adalah tauhid. Kenapa? Karena disitu kami disuruh menghaf...

Operasi Gigi. Bengkak. Ditertawakan.

Alhamdulillah, akhirnya operasi gigiku berjalan lancar. Waktu di tempat dr. Dini itu, ternyata gigiku gak bisa langsung diambil, katanya akarnya bengkok ( setelah di foto). Akhirnya atas rekomendasi dr. Dini, aku di sarankan buat ke Prof. Coen Pramono . aku disuruh foto seluruh mulut. Hasilnya? Ternyata gak hanya yg kanan. Kiri juga. Besoknya setelah penyerahan foto itu, gigiku dioperasi. Waktu operasi gak kerasa apa”. Lha kok paginya, bengkak guede poool!!! Mukaku yg bulet ini jd kyak spongebob. Kotak. Gak bisa ngomong, makannya bubur doang! Kesiksa parah. Waktu masuk sekola, bengkakku masih ada. Ya Allah, aku diketawain. Dasar kawan busuk!

Delapan Gigi

Jadi, setelah periksa ke dokter beberapa hari yang lalu, gigiku divonis tumbuh lagi. Kata drg. Dini, dokter yang dengan ikhlasnya mau buka-buka mulutku, gigi gerahamku nambah satu. Katanya lagi, dari 50 taon yang lalu, gigi manusia itu cukup 14 atas-bawah. Sedangkan gigi geraham cuma butuh 2. Kanan 2. Kiri 2. Lha kok geraham kananku ada 3! Alhasil, drg. Dini yang baik hatinya memberiku 2 pilihan: cabut ato gusinya yang diambil. Di hati yang paling jeruh aku berteriak, TAK ADAKAH PILIHAN YANG LEBIH MEMBAHAGIAKAN DARI PADA INI?? Eh, ternyata si bu dokter ninja (soalnya pake masker terus) sadar aku gak pernah cabut gigi. Houououou... beliau bilang dengan wajah khawatir, “Gimana saya jelasin ke kamu, ya?” Emang nyeremin banget, gitu?

keponakan bikin pusing!!!

oke. aku punya 4 keponakan. kerjaannya nangis & bikin pusing. emang aku jarang maen sama mereka. tapi tetep aja aku jadi tempat penyerangan yg gak banget. 1. hana nisrina alifiah (keponakan pertama dr kakak pertama) dari ke empat keponakanku dia cewek sendiri. tapi gara" dia terkontaminasi sama temen" TK.nya, dia jadi bandel gt. misalnya nii.. kalo disuruh belajar pake muter" dulu. padahal dia sebenernya punya kualitas otak yg bagus. suatu hari pas bundanya sakit gigi dia tiba" bilang, "bun, aku mau jadi dokter biar bisa ngobatin bunda". gimana bundanya gak berkaca" coba ? 2. muhammad daniswara al-barrizy (keponakan kedua dr kakak ketiga) ini neh, penghancur mahadahsyat di rumahku. tiap kaki, tangan, mulut, dan semua organ dalam tubuhnya bekerja, bisa dipastiin dia bakal menghancurkan segala yg ada dihadapannya. pinter banget bikin alasan. dia jg pueeliiiiiitt banget. apa pun yg aku pegang, trus dia liat, udah pasti dia bakal teriak " wekku...

berusaha maju

ternyata bikin diri lebih maju itu susah. dibidang teknologi? aku gaptek banget bidang edukasi? heaah.. aduu.. berasa banyak saingan! tapi toh hidup jalan terus. aku juga harus ikut maju kayak yg laen! of course, dalam bidang apapun!!